Hubungan cinta tak bisa dijalani dengan “buta”. Kita perlu mengandalkan logika agar semuanya tetap baik-baik saja
Bergumul dengan perasaan “takut kehilangan” akhirnya membuatku kelelahan. Saat aku menuntut penjelasan perihal kealpaan memberi kabar, toh kamu selalu punya alasan-alasan yang memang masuk akal. Kamu sibuk menyelesaikan kuliah, sedang ada rapat seharian, atau bertemu teman hingga tak sempat menyentuh ponselmu.
Tekadku sekuat baja, aku pun tak putus-putus berusaha. Kita pantas berbangga ketika bisa melewatkan tahun demi tahun bersama.
cinta akan sia-sia tanpa usaha .
Mustahil jika hubungan kita akan selamanya baik-baik saja. Di titik ini, cinta yang besar dan perasaan yang dalam justru jadi motivasi. Semakin banyak perbedaan yang muncul membuat kita semakin terbiasa berkompromi. Sikap dan karakter yang kian kentara bertolak belakang menjadikan kita belajar tentang penerimaan. Kamu tentu setuju denganku, bahwa setiap masalah yang datang pasti bisa kita selesaikan selama mau berusaha mencari jalan keluar.
“Saat usaha tak putus-putus dicurahkan, berapa lama kita pacaran akan jadi kebanggaan. Hitungan bulan atau tahun yang terlewati adalah prestasi, bukti bahwa kadar cinta kita sudah teruji.”
Saat hubungan kita tak sehangat dulu lagi, genggam tanganku dan mari mengulang kenangan yang pernah kita miliki
usaha yang tak putus-putus .
Bohong jika cinta yang kita rasakan dulu dan sekarang sama saja. Cinta kita hidup dan dia akan terus berevolusi. Cinta yang dulu meluap-luap tak terkendali kini lebih stabil. Dia tidak berkurang, tapi berubah jadi lebih menenangkan.
Namun, ada kalanya rasa itu bisa sekejap hilang dan hubungan yang dijalani terasa hambar. Waktu pacaran yang lama menjadikan ungkapan cinta lewat kata-kata semakin langka. Aku dan kamu sibuk dengan hal-hal lain dan hubungan kita bukan lagi prioritas utama.
Meskipun kondisi ini sangat wajar, toh kita tidak diam dan menerimanya begitu saja. Di fase ini, aku mengingatkan diriku agar lebih keras berusaha daripada biasanya. Mencoba mengulang kebiasaan-kebiasaan yang dulu, saat aku dan kamu sedang hangat-hangatnya. Aku tahu, kamu pun akan melakukan hal yang sama demi mempertahankan “kita”.
Cinta akan selalu memberi kita dua pilihan; bertahan demi menghidupi rasa itu, atau membiarkannya sekejap datang dan berlalu?
cinta memberimu dua pilihan.
Jatuh cinta dan benar-benar mencintai adalah 2 hal yang berbeda. Cinta yang meluap-luap tak terkendali dan cinta yang stabil tapi lebih menenangkan pun tak sama. Kita beruntung lantaran pernah merasakan keduanya-duanya. Perjalanan panjang yang sudah dilewati bersama pun patut membuat kita berbangga.
Kebersamaan kita adalah bukti bahwa cinta nyatanya punya kekuatan tersendiri. Selama ini, kita mau belajar untuk saling mengerti. Menjadikan pengalaman di masa lalu sebagai pelajaran agar hubungan yang dijalani bisa terus bertahan. Yang pasti, cinta kita akan selalu punya dua pilihan; apakah mau sama-sama berusaha menghidupi rasa itu, atau justru membiarkannya sekejap datang dan berlalu?
Cinta adalah anugerah yang pantas kita syukuri datangnya, entah itu sekadar jatuh cinta atau benar-benar mencintai. Saat aku sudah menemukanmu yang menurutku paling sempurna, satu-satunya yang akan aku lakukan adalah berjuang demi “kita” dan aku terus bertahan untuk kita bersama yang terindah julyana pohan. :) dan aku berharap kita berjuang bersama Aminnn.
sumber : disini
sumber : disini
0 Comments